LEXIPLAY

Category:

Mobile Design

Client:

Competition Project

Duration:

1 Month

LexiPlay: Inclusive Literacy App for Special Needs Children

1. Project Overview (Ringkasan) LexiPlay adalah sebuah purwarupa (prototype) aplikasi mobile edukasi yang dirancang khusus untuk membantu anak-anak berkebutuhan khusus dalam mempelajari literasi dasar (membaca, mengeja, dan mengenali kata). Proyek ini merupakan karya kolaboratif yang diikutsertakan dalam ajang Recursion 2025 UI/UX Competition.

  • Role: UI/UX Designer (bersama Teddy Hermawanto & Yoga Budi Santoso)

  • Type: EdTech / Social Impact / Competition Project

  • Tools: Figma

  • Deliverables: Concept Ideation, Inclusive UI Design, Gamification Flow, High-Fidelity Prototype.

2. The Problem (Masalah) Anak-anak berkebutuhan khusus seringkali menghadapi tantangan ekstra dalam memproses informasi visual dan auditori. Aplikasi belajar membaca (literacy apps) yang ada di pasaran umumnya dirancang untuk anak reguler, dengan antarmuka yang terlalu ramai (cluttered), distraksi berlebih, atau tingkat kesulitan yang tidak adaptif, sehingga rentan memicu kebingungan atau frustrasi (cognitive overload).

3. The Solution & Design Process (Solusi & Proses Desain) Fokus utama desain kami adalah menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah, dan sangat mudah dinavigasi (Accessible & Inclusive Design).

  • Engaging & Accessible Visuals: Menggunakan palet warna yang ceria (biru, pink, hijau) dipadukan dengan layout yang bersih dan tipografi berukuran besar (child-friendly font). Kami juga merancang maskot "Monyet" pintar yang bertindak sebagai guide ramah untuk menemani proses belajar anak.

  • Gamified Learning Modules: Saya mendesain antarmuka untuk berbagai mode permainan interaktif agar belajar terasa seperti bermain:

    • SpellHero: Latihan menyusun huruf berbasis suara.

    • Cocokan Kata & Gambar: Melatih asosiasi visual-auditori dengan layout card yang intuitif dan tombol aksi ("Ayo Belajar") yang sangat menonjol.

    • Ceritaku: Modul membaca tingkat lanjut yang dilengkapi fitur panduan suara (voice guide) agar anak bisa membandingkan pengucapan mereka.

  • Simplified Navigation: Menggunakan Bottom Navigation Bar dengan ikonografi yang tebal dan jelas (Utama, Kelas, Profil) agar anak-anak (atau pendamping/orang tua) tidak tersesat di dalam aplikasi.

4. The Impact (Hasil Akhir) Sebuah rancangan aplikasi pendidikan yang menjunjung tinggi aksesibilitas digital. LexiPlay berhasil menjadi entri kompetisi (Recursion 2025) yang membuktikan bahwa desain UI/UX yang empati dapat menjembatani kesenjangan belajar bagi anak-anak berkebutuhan khusus melalui metode gamification.

Create a free website with Framer, the website builder loved by startups, designers and agencies.